Tuesday, June 16, 2026
Just another Binusian blog site

Recent Posts


Recent Comments


Archives


Categories


Meta


June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Correlations of User Needs and Interaction Style

June 13th, 2014 by vittoddelfian

User Requirement : User requirement adalah sekumpulan data yang mengindikasikan bagaimana sebuah kebutuh produk didefinisikan berdasarkan tujuan, kekuatan, batasan, sikap dan perliku customer. Setiap data ini memastikan bahwa customer diuntungkan dari setiap solusi yang diterima dengan tetap focus pada desain pada user, bukan bersarkan designer itu sendiri.

Overview Statement : Overvieq Statement adalah statement awal pada apilikasi yang akan dibangun. Contoh : System yang akan dibangun adalah aplikasi untuk ATM (Automatic Machine intoxicated). Statement ini membutuhkan pemahaman designer mengenai ATM, kegunaan ATM, pengguna ATM, dan pemilik ATM.

User Profile : User profile adalah sumber dari user requirement, user profile menspesifikasikan setiap informasi berdasarkan populasi umum pada setiap individu yang akan membuat kegunaan harian pada fungsi sebuah system. Sebuah user profile kadang mengkategorikan setiap populasi pengguna yang berpotensi dan menyatakan persentase dari total populasi pengguna.

Karakteristik pada masing – masing kateogri juga dispesifikasikan.

Karakteristik itu termasuk :

  1. Pelatihan
  2. Tingkat pendidikan
  3. Pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan pada domain task tertentu
  4. Preference atau ekspektasi yang mungkin mempengaruhi penerimaan produk tersebut
  5. Metode yang lebih disukai dalam mencapai seluruh task dan subtask

User Task : Setiap komunitas pengguna harus diketahui oleh developer untuk dapat mengidentifikasi setiap kebutuhan dari user, dari komunitas user dapat kita identifikasikan tugas dan pekerjaan apa yang dapat diselesaikan dengan aplikasi. Setiap user membutuhkan fasilitas untuk melakukan pekerjaan mereka. Contoh : Bank Customer dan Maintenance Personals ATM adalah komunitas user dari ATM. Tugas dari Bank Customer yaitu otentikasi, pengambilan uang, transfer, atau mengubah PIN.

Competition : Pada banyak kasus, aplikasi bisnis dikembangkan untuk dapat bersaing dengan pesaing bisnis, setiap kompetisi menjadi sumber dari kebutuhan, dan kebutuhan user pada kompetisi berada pada level strategy. Contoh : ATM dianggap sebagai alat yang kompetitif, setiap Bank membuat ATM mereka menjadi lebih menarik untuk memenangkan kompetisi, mereka juga mempercepat pekerjaan user dimana ATM menampilkan jumlah yang akan diambil secara langsung setelah otentikasi atau mereka menawarkan ATM non cash.

Standards : Setiap pengembangan aplikasi kadang diselesaikan untuk dapat memenuhi setiap standar, contohnya saja security standard yang mengharuskan pengguna 6 digi PIN pada kartu ATM, yang menyebabkan bank yang masih menggunakan 4 digit PIN harus mengubahnya menjadi 6 digit PIN.

Previous Release : Previous relase yang berarti system yang digunakan sebelumnya, dengan mengidentifkasi previous release, kita dapat mengetahui setiap batasan batasan nya, untuk dapat kita kembangkan dalam versi selanjutnya.

Interaction Style : Interatction style adalah cara kita untuk dapat berinterasksi dengan system.

Empat macam style utama :

  1. Menu
  2. Form Fill-in
  3. Command Language
  4. Direct Manipulation

Menu : Menggunakan menu untuk dapat memuduhkan dan memandu setiap task – task yang seharusnya dapat dikerjakan oleh user. Dengan menu, pekerjaan dari user dapat menjadi lebih mudah.

Fom fill-in : Menggunakan sebuah form yang harus diisikan oleh user, biasanya digunakan untuk menerima data – data yang seharusnya dapat diterima dari user itu sendiri, yang selanjutkan dapat diproses ole system.

Command Language : Menggunakan bahasa yang dapat dimengeri system, misalkan saja dengan mengetik setiap syntax pada sebuah IDE atau menggunakan command prompt, sehingga system dapat mengerti dan menjalankan perintah yang diketikan oleh user.

Direct Manipulation : Menggunakan icon – icon yang dapat digunakan user untuk dapat memudahkan pengoperasion pada sebuah system.

Posted in Interaksi Manusia & Komputer, Uncategorized | No Comments »

Form Fill-in, and Dialog Box

June 13th, 2014 by vittoddelfian

Form Fill-in berguna untuk menampung data yang user masukkan (input).

Dialog box akan menampilkan tampilan yang user perlukan setelah user memberikan perintah. Contoh: user klik Open Icon maka akan tampil dialog box Open.

tipe menu:

  • Single Menus.
  • Linear Sequence Menus.
  • Tree Structure Menus.
  • Cyclic and Acyclic Network Menus.

Single Menus

 Menampilkan menu-menu yang bersifat binary (True or False, Yes or No). Contoh:

  • Mnemonic Letters adalah tulisan-tulisan yang digunakan sebagai tanda untuk user (alert) dalam melakukan sesuatu, biasanya user hanya perlu menjawab “Yes” or “No”. Contoh: ketika user menghapus data yang terdapat dalam recycle bin.
  • Radio Buttons adalah pilihan-pilihan yang harus dipilih oleh user (hanya boleh memilih 1). Contoh : Gender.
  • Button Choice adalah pilihan-pilihan yang boleh dipilih oleh user lebih dari 1 pilihan (Check Box). Contoh : Hobbies.
  • Pull-down adalah sekumpulan menu yang terdiri dari kategori yang sama. Contoh : menu Insert pada Microsoft PowerPoint berisi menu-menu untuk meng-insert gambar, table, page, dan lain sebagainya. Biasanya ditampilkan secara horisontal ke samping atau vertikal ke bawah.
  • Pop-up akan memunculkan tampilan baru di layar dan menunggu respon dari user. Contoh : ketika user menghapus data yang terdapat dalam recycle bin.
  • Toolbar Menus menampilkan menu-menu yang ada pada toolbar yang tersedia. Contoh: Menu Home, Insert, Page Layout pada Microsoft PowerPoint.
  • Menus for Long List digunakan apabila data yang ada sangat banyak sehingga tidak dapat ditampilkan dalam 1 layar sekaligus, maka perlu scrolling menus.
  • Embedded Menus adalah menu-menu yang memperbolehkan user untuk membaca detail informasi dengan mengklik menu yang tersedia.

Combinations of Multiple Menus

Linear Sequence Menus akan membimbing user dalam proses pengambilan keputusan yang kompleks. Contoh : proses install aplikasi atau program.

Simultaneous Menus menampilkan menu-menu yang aktif dan memperbolehkan user untuk menginput pilihannya, tidak ada urutan pemakaian menu (tidak secara step by step).

Tree-structured menus digunakan untuk menampilkan menu-menu yang sangat banyak.

Menu Maps membantu user mengenal kegunaan aplikasi dan membantu user untuk dapat segera menemukan informasi yang ingin dicari.

Acyclic Networks Menus adalah menu-menu yang alur prosesnya tidak dapat kembali ke awal dan harus melalui langkah-langkah (step by step).

Cyclic Networks Menus adalah menu-menu yang alur prosesnya dapat langsung menuju ke level yang paling atas maupun langsung menuju ke level bawah.

Menu Layout adalah menu yang jika dipilih oleh user akan menampilkan layout (tampilan) sesuai dengan kegunaan dari menu tersebut.

Pemberian nama menu harus:

  • Biasa dikenal (familiar).
  • Konsisten (nama menu sama untuk halaman-halaman yang lain).
  • Ikon-ikon dapat dibedakan satu dengan yang lainnya.
  • Setiap gambar ikon sebaiknya diberi nama terutama untuk ikon-ikon yang tidak biasa dikenal.
  • Nama ikon tidak boleh ada penyingkatan nama.

Cara-cara untuk mempercepat pekerjaan melalui menu-menu:

  • Menggunakan shortcut di keyboard.
  • Menyimpan halaman-halaman yang biasa dilihat (bookmarks in browsers).
  • Menggunakan toolbar yang sudah dimodifikasi sesuai dengan keinginan.

Petunjuk-petunjuk (guidelines) dalam mendesain form fill-in:

  • Judul form yang mudah dimengerti.
  • Petunjuk-petunjuk yang dapat dimengerti.
  • Kelompokkan kolom-kolom yang memiliki hubungan.
  • Tampilan harus terlihat dengan jelas.
  • Gunakan label-label yang biasa digunakan.
  • Gunakan istilah-istilah dan singkatan kata yang konsisten.
  • Tempat-tempat pengisian data harus terlihat dengan jelas.
  • Ada perbaikan kesalahan (error correction) apabila user salah meng-input-kan sesuatu.
  • Ada pesan yang memberitahu user bahwa user salah meng-input-kan sesuatu (error message).
  • Ada pencegahan kesalahan (error prevention) seperti memberikan user pilihan untuk memilih daripada menyuruh user memasukkan input di mana user tidak mengetahui format input-an.
  • Beri tanda yang jelas di mana user harus mengisi atau meng-input.

 

Contoh Form Fill-in

index

 

Tempat-tempat dalam Form Fill-in yang membutuhkan format khusus:

  • Nomor telepon.
  • Nomor keamanan.
  • Waktu.
  • Tanggal.

Kotak Dialog adalah gabungan dari teknik menu dan Form Fill-in.

Petunjuk-petunjuk (guidelines) dalam mendesain Kotak Dialog:

  • Judul harus dapat dimengerti.
  • Gaya penulisan maupun bentuk harus konsisten.
  • Pengelompokkan menu-menu yang terdapat dalam kotak dialog harus jelas sehingga tidak membingungkan user.
  • Tampilan harus konsisten meliputi margin, grid, white space, lines, boxes.
  • Istilah-istilah, jenis huruf, dan perataan yang digunakan harus konsisten.
  • Button-button yang digunakan harus yang universal seperti button Ok dan Cancel.
  • Cegah kesalahan dengan pengubahan secara langsung.
  • Perhatikan ukuran (size).
  • Pergerakan setiap halaman harus jelas.

 

Contoh kotak dialog

colorsandlines

Posted in Interaksi Manusia & Komputer, Uncategorized | No Comments »

« Previous Entries Next Entries »