Tuesday, June 16, 2026
Just another Binusian blog site

Recent Posts


Recent Comments


Archives


Categories


Meta


June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Information Search

June 13th, 2014 by vittoddelfian

Information Search

Information Search dalam bahasa indonesia berarti pencarian informasi. Information search adalah fungsi yang sangat di butuhkan oleh user. tanpa fungsi Information search user tidak dapat langsung menuju informasi yang mereka inginkan. itu akan memakan waktu untuk mencari keseluruh informasi yang ada.
Ada lima tahap dalam menentukan design interface untuk textual search :
1. Formulation (representasi searching)
2. Initiation of action (cara melakukan searching)
3. Review of results (cara menampilkan pesan dan hasil)
4. Refinement (formulasi langkah selanjutnya)
5. Use (penggunaan dari hasil yang didapatkan)

Advanced Filtering and Search Interfaces
Dalam melakukan filtering terhadap hasil searching ada beberapa cara :
1. Filtering with complex Boolean queries
2. Automatic filtering
3. Dynamic queries
4. Faceted metadata search
5. Query by example
6. Implicit search
7. Collaborative filtering
8. Multilingual searches
9. Visual field specification

Posted in Interaksi Manusia & Komputer, Uncategorized | No Comments »

User Documentation and Online Help

June 13th, 2014 by vittoddelfian
Online manuals merupakan manual yang disediakan secara online. Dengan adanya online manuals user dapat dipermudah, karena ada fitur seperti multiple windows, text highlighting, warna, suara, animasi, dan fasilitas searching.

Dalam membuat online manuals, daftar isi harus disediakan di salah satu sisi dan tetap terlihat selama fasilitas online manuals digunakan oleh user. Sementara itu, online help lebih bersifat spesifik dengan tujuan tertentu. User diharapkan mampu melakukan searching sendiri terhadap dokumen – dokumen online yang ditampilkan. Pada online help, kebanyakan memiliki wizard yang dapat merespons pada bahasa natural.

Dengan adanya tutorial online, user dapat membaca tutorial sekaligus materi yang diberikan. Selain itu user juga dapat bekerja sesuai kecepatannya dan tanpa rasa malu jika membuat kesalahan selama tutorial berlangsung. Demonstrations merupakan suatu demo yang memperlihatkan fitur – fitur suatu produk. Hal ini dibuat dengan tujuan menarik minat potential user dan membangun suatu product image yang positif. Biasanya didistribusikan lewat internet dalam bentuk CD-ROM atau DVD.

Bentuk-bentuk online manual :

  1. Online manual.
  2. Online help.
  3. Context-sensitive help.
  4. Online tutorial.
  5. Animated demonstration.
  6. Guides.
  7. FAQs.
  8. Online communities, newsgroups, listservers, e-mail, chat, and instant messaging.

Ada beberapa alasan orang-orang lebih memilih online manuals :

  1. Secara fisik tidak membutuhkan tempat yang besar.
  2. Terdapat fitur navigasi sehingga memudahkan pengguna untuk berinteraksi.
  3. Sangat interaktif terhadap pengguna.
  4. Lebih ekonomis (hemat).

Tetapi, online manuals juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu :

  1. Kecenderungan pengguna lebih suka membaca paper manuals.
  2. Setiap halaman mungkin hanya bisa menampilkan informasi yang lebih sedikit dibandingkan paper manuals.
  3. User Interface yang bisa menghambat dan membingungkan pengguna baru (novices).
  4. Navigasi yang terkadang sulit dilakukan.
  5. Alat-alat elektronik yang kecil seperti handphone tidak selalu memiliki layar yang cukup untuk melihat online manuals.

Penelitian menemukan bahwa 15% – 30% orang akan cenderung lebih lambatmengerti ketika membaca pada teks layar komputer dibandingkan pada kertas. Hal ini terutama dipengaruhi oleh font-font yang digunakan, contrast yang tidak baik antara karakter dengan background, batas karakter yang tidak jelas, pancaran cahaya dari layar membuat lebih sulit membaca dari pada pantulan cahaya dari kertas.

Guideline untuk membuat Online Manuals and help :

  1. Buat agar sistem help mudah diakses dan mudah dikembalikan ke bentuk awal.
  2. Buat panduan (sistem help) tersebut se-spesifik mungkin.
  3. Kumpulkan data untuk menentukan informasi bantuan apa yang dibutuhkan.
  4. Berikan user kontrol penuh terhadap sistem.
  5. Buat informasi bantuan se-akurat dan se-lengkap mungkin.
  6. Jangan gunakan help dengan tujuan untuk mengkompensasi interface yang buruk.

 

www.binus.ac.id

Posted in Interaksi Manusia & Komputer, Uncategorized | No Comments »

« Previous Entries